Jumat, 16 Desember 2016

Save Aleppo

Tiupan angin... tak lagi mengirim debu
Suara jalanan... tak lagi menjadi ramai
Ingin...
merayap pada lorong waktu yang bersebab.


Melihat tangan...
tak mampu menopang bahkan menyeka
Melihat kaki...
tak mampu berlari bahkan melindungi


Lorong waktu dalam mimpi merayap mengolah imaji
Bersama teriakkan ketakutan
Pun jeritan tangis yang beradu.

Langkah kaki yang parau terburu-buru
Desah nafas yang penuh kekhawatiran

Aku... Diam.
Tak mampu tangan meraih jenisnya yang lain selain memanjat do'a

Hati yang gelisah
Katup mata bertengadah
Raga tak kuasa merebah

Tanah-tanah tak berhati
Tanah-tanah tak berperi
Tanah-tanah yang tak tahu diri.
Jahat!
Berhentilah jadi penjahat
Murka!
Sudahi dan pergi.

Jika tidak,
Tuanku lebih tak berperi pada kalian yang tak takut mati.

*SaveAleppo*♥

TendryLight

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MOM, Mother Blues not Baby Blues

Selamat datang kembali Sobi, pada laman TL yang mulai membeku berbunga es. Wkwk Coming as A Wife, officially!!! (Upss... It's normally f...