Selasa, 17 Juli 2018

Pertanyaan Selanjutnya

Mari menjadi pemerhati...
mari melihat lebih dekat, bahwa

Hidup adalah tentang bertanya dan menjawab. Entah untuk diri sendiri, maupun orang disekeliling kita. Namun tetap saja, ini hanya sebagian makna sederhana dari kehidupan yang panjang juga pendek. Mari nikmati,

Teruntuk adik-adikku dan teman belajar yang pernah sama-sama menjadi bagian dari perbincangan diskusi ilmu yang luar biasa.

Libur panjang adalah bagian dari rohah (istirahat), dulu aku sering mendengar perkataan guruku bahwa ar-roohatu fii tabadulil a'mal (istirahat, dalam setiap bergantinya pekerjaan). Iya... Setiap jeda dalam hal yang kita lakukan dalam keseharian adalah istirahatnya kita untuk kemudian menyambut pekerjaan yang lainnya. Liburan kali ini adalah istirahat dari ramainya kegiatan belajar mengajar yang formal di dalam kelas bersama bapak dan ibu guru, dan kenyataannya dirumah pun kita masih belajar bukan? Bahkan menerapkannya ketika Ramadhan hingga Syawal tiba bersama keluarga besar. Hingga persiapan yang matang dengan semangat baru yang lebih dari semangat biasanya untuk memulai di tingkat yg baru. (Selamat yah yg naik kelas dan mengayom peringkat baik, selamat juga yang telah lulus masuk sekolah yang kalian inginkan, semangattt juga untuk yang baru masuk di pondok pesantren, dan semangat untuk perjalanan baru kalian dalam menuntut ilmu)⭐⭐⭐

Seorang teman bertanya, dihari pertamanya masuk sekolah seperti biasanya. Sebut saja Fulan, "Bagaimana cara, agar kita tetap semangat sekolah dan mengaji?"

Dijawab, "based on my opinion, orang tua adalah satu-satunya alasan mengapa banyak pelajar yang terbakar semangatnya. Kenapa? Karena, Belajar di sekolah dengan giat bertujuan menjadi orang yang memiliki pengetahuan yang luas, serta tahu arti kebaruan akan membuat diri kita berhasil, dalam pendidikan dan karir kedepannya, untuk siapa selain mengabdi untuk negara? Membahagiakan orang tua di dunia bukan?

Sedangkan mengaji, menuntun kita untuk dapat membaca Al-Qur'an dengan baik sesuai kaidahnya, serta bertujuan menjadikan kita anak yang sholeh dan sholehah agar dapat senantiasa mendo'akan kedua orang tua di dunia hingga akhirat."

Ada diantara kalian yg tidak menyayangi orang tua? Tentu tidak bukan?. Nah... Sedangkan keduanya memiliki simbiosis mutualisme yang sangat kuat, karena hidup adalah tentang berusaha dan berikhtiar dalam do'a dan harapan, ketika datang takut... Maka hanya kepadaNyalah diri kita meminta kekuatan.

Terlihat dari matanya, dalam fikirannya masih banyak hal yang ingin ia tanyakan,
Benar saja, dia kemudian bertanya kembali.
"Dalam berteman harusnya mencari teman yang seperti apa?"


"permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapat bau harum darinya. sedangkan pandai besi, bisa jadi percikan apinya mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapat bau asapnya yang tak sedap." (HR. Bukhari 5534 dan Muslim 2628)

Cari teman, yang ketika berteman dengannya, kamu bertambah Sholeh. Cari teman, yang ketika berteman dengannya, kamu mengingat Allah.
Cari teman, yang ketika berteman dengannya, bertambah pengetahuanmu.

Kemudian dia bertanya kembali, "bagaimana kita dapat mengingatkan teman kita yang tidak semangat dalam belajar?"

Dijawab, "tidak semangat dalam belajar bukanlah hal yang baik. Akibatnya bisa menjadi banyak, sebelum terjadi... ajak dia bersamamu. Jangan sampai dampaknya menjadikan dia melakukan hal yang tidak seharusnya dilakukan, hingga mengganggu pelajaran. Tapi! Mengingatkannya dengan baik ya, dengan kata yang tak dapat disampaikan 'amarah' kepada 'tenang' sehingga menjadikannya menyesal.


Dari Abu Sa'id Al Khudori radiyallahu 'anhu dia berkata, "aku mendengar Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam bersabda, 'barang siapa diantara kalian yang melihat kemungkaran, hendaklah dia merubahnya dengan tangannya, apabila tidak mampu maka hendaknya dengan lisannya, dan apabila tidak mampu lagi maka dengan hatinya, sesungguhnya itulah selemah-lemahnya iman.' (HR. Muslim)


Semangattt lagi belajar yah!🌸

Allah Ghoyyatunaa. 
Semangat mengejar mimpi kalian. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MOM, Mother Blues not Baby Blues

Selamat datang kembali Sobi, pada laman TL yang mulai membeku berbunga es. Wkwk Coming as A Wife, officially!!! (Upss... It's normally f...