jika kecewa meredam hati ...
laksana langit tak kan kunjung terang hingga menuai cahaya
jika kecewa membakar rasa ...
bak sang korek api membakar beribu rindang pohon tertanam ...
namun kesempurnaan rasa di dalam hati selipkan peredam rasa gundah gelisah
laksana langit tak kan kunjung terang hingga menuai cahaya
jika kecewa membakar rasa ...
bak sang korek api membakar beribu rindang pohon tertanam ...
namun kesempurnaan rasa di dalam hati selipkan peredam rasa gundah gelisah
tapakkan segaris gores teduhkan jiwa
sang membara luluh jatuh dengan teduh
ada yang dikehendaki namun tak di impi
banyak mimpi namun bukan kita berkehendak
semua selalu indah laksana bunga yang meski lama ...
pasti kunjung merekah ...
semua selalu indah laksana bintang yang bersinar ...
meski malam yang hanya dilewatinya
semua akan seindah warna pelangi jika kita mensyukurinya
semua akan seindah hangatnya mentari jika kita percaya akan kehendak-NYA
semua akan seindah apa yang kita impikan ... jika kita percaya akan kebesaran-NYA
semua akan lebih indah dari mimpi indah kita ... jika kita bertawakal hanya kepada-NYA
jika kecewa yang kita rasa ...
akan ada yang dengan mudahnya menjauhkan kita atas rasa syukur
jika kecewa menyelubung dalam nafas kita
maka akan selalu ada yang dengan mudah membalikkan keindahan yang seharusnya nampak terlihat ...
lihatlah rasa kecewa ...
kenali dia sebagai bagian dari warna rasa dalam syukur ...
berjabatlah dengan kecewa ...
dan sampaikan ucap terimakasih atas kehadirannya yang membuat kita ...
tahu ..
bahwa dengan kecewa .. kita akan bangun dan belajar ...
sampai kau tahu bahwa tanpa rasa kecewa ...
kau tak akan bangun tersenyum bahagia ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar