Kamis, 05 Januari 2017

Dia Air


Air...
Selalu mampu menghanyutkan rasa, menyamaratakan warna, memercikkan bahagia.
Air... 
Deras pun tidak, nyatanya tetap benda cair yang memiliki sisi keras, 
Aku... Merasa sakit berada di bawah derasnya Air terjun, merasa sakit pada Hujan yang derasnya turun menghantam menusuk, merasa sakit pada luka yang tersiram air 

Tapi sekeras apapun dia, Air tetaplah air... 
Benda cair yang jernih saat kau tidak mengotorinya

Benda cair yang Segar nan mampu hilangkan dahagamu

Benda cair yang dingin saat terik menghujam kulit-kulitmu

Menghanyutkan... Rasa sesak didasar hati
Menghanyutkan... Rasa pegal obati kaki
Menghanyutkan... Rasa cemburu yang penuhi diri



Dan Karena Air 
Tekadku kuat mendaki. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MOM, Mother Blues not Baby Blues

Selamat datang kembali Sobi, pada laman TL yang mulai membeku berbunga es. Wkwk Coming as A Wife, officially!!! (Upss... It's normally f...