berselimut tak ingin bangun
terik panas menghantarkanku pada malas
terduduk enggan beranjak
sepoinya angin sore memanjakanku untuk diam
seolah lelah aku bekerja
dalam malamku bermahkotakan kantuk
yang dengan siap mengajakku bermimpi
plak!
suara tamparan.
kali ini bukan dari tangan,
tapi sebuah mimpi dalam malam yang ingin kuarungi
mewujudkannya menjadi nyata dan abadi
seperti sinar yang hanya untuk menerangi
mana ada sinar gelap?
mana ada gelap bersinar?
tak kudapati sinar itu gelap,
yang kutahu...
dalam gelap kau harus berjalan
mencari dan menyalakan sinar itu untuk menerangi,
LENTERA
menyala...
bersinar

Tidak ada komentar:
Posting Komentar