Kamis, 28 Juni 2018

Life in Pare


Mr. Alex Course, adalah alamat yang aku sertakan dalam app Grab yang menjadi tujuanku saat tiba di Stasiun Kediri. 
Kenapa Mr. Alex? Aku bahkan belum pernah ke Pare sebelumnya. Berbekal informasi dari kawan yang sebulan lalu telah lebih dulu mengambil kursus di Pare, selain karena IELTS adalah skill yang aku ambil selama sebulan kedepan. Kurasa, penting juga buat kamu untuk tahu mau ambil kursus apa dan dimana sebelum sampai di Pare. Ini hanya anjuran untuk mempermudah, karena sepanjang jalan utama setibanya di kampung Inggris, jl. Brawijaya namanya, sampai ke jl. Anyelir, Dahlia, cempaka, mawar dan jl. Lainnya akan banyak sekali kamu temukan tempat kursus bahasa.

Untuk Ielts Skill, aku berani merekomendasikan Mr. Alex course karena aku pernah menjadi bagian dari keluarga mereka sebulan kemarin. Ya, dengan kawan sekelompok yang benar2 super intensif. Biasanya kelas Mr. Alex terdiri dari 10-15 bahkan 20 orang/periode... Tapi takdir mempertemukan kami ber-6 😌, Bro Raka (Makasar), Sist Maya(Magelang), Sist Riska(Kalimantan), Mia(Cibubur), aku dan bang Toni, salah seorang dari kami yang belum sempat terbingkai bersama karena harus lebih dahulu kembali ke Lombok karena Ibunya yang sedang sakit.
Perkawanan kami begitu berwarna warni, kalian akan merasakannya... Ketika di Pare, semua bagai saudara yang sudah lama saling mengenal. Yang ini bonus, selain ilmu, kawan bak saudara akan sangat banyak kalian dapatkan. Pengalaman selalu memberikan bonus seperti itu, dan aku selalu tak bisa menolaknya. 
Kembali lagi ke Mr. Alex, #maaf perempuan klo udh cerita pasti kemana-mana πŸ˜…

Di Mr. Alex Course banyak sensasinya, tentunya dalam mempelajari skill Ielts yang aku fokuskan selama di Pare, pokoknya kalian harus coba tempat yang recommended ini, karena terlalu banyak diceritain gak akan seasyik ngejalanin... , Trust meπŸ˜‰
Dan sampai saat ini, masih sangat melekat di fikiranku setiap jalan yang selalu aku lewati dengan mengontel sepedah. Ya, sepedah... Bukan berarti disana tidak ada mobil atau motor, hanya saja sepedah menjadi icon transportasi para pelajar di Pare. Di depan warung-warung makan, toko buku, toko grosir dan mini market juga tempat kursus dan Rumah-rumah kost akan kamu temui sepedah yang berjejer menemani penggunanya. Friendly bukan? 
Sewa sepedah ini hanya akan mengocek kantongmu mulai dari 50k-150k/bln... Untuk keseharian, jangan hawatir, rekomendasikan untuk kamu yang baru lulus dan mau menghemat sewa saja yg 50k yang penting bisa digunakan dan memudahkanmu. 

 Ingat! Selalu fokuskan tujuanmu ke Pare untuk belajar. Kalau melenceng, hmmm bisa qoidlah kamu menyesal... Wkwkwk, everyone are single in Pare! Tiati. 

Persiapan apa saja yang harus kamu persiapkan sebelum berangkat? Kamu bukan mau pindah rumah kan? Hhehe
Tips aku adalah, sesuaikan baju bawaanmu dengan seberapa lama kamu akan tinggal di Pare, semisal yang bisa kamu gunakan selama seminggu bisa cuci pakai untuk 1 bulan. Busana yang digunakan yang penting Sopan dan rapih. Training dan kaos akan sangat kamu sering gunakan di weekend karena ada CFD dekat masjid Killi Suci yang akan menyuguhkan pagi yang asri dengan bersepedah dan jejeran jajanan makanan yang banyak. Buku tulis seperlunya, jika kamu adalah orang yg suka menulis dan mengikat ilmumu didalamnya, bawa buku yang agak tebal karena akan ada banyak ilmu baru akan kamu temui beserta ATK lainnya, flashdisk, handset (untuk podcast) karena sayang klo beli lagi jika memang masih bagus dan jelas jika digunakan... Yang ini membantu dalam listening, obat-obatan pribadimu, gak perlu bawa peralatan mandi karena disini banyak mini market, untuk makan... Beberapa kamar kost sudah menyediakan piring, gelas, sendok and more over thing that you need to eat. Kalau kamu tipe orang yang gak bisa dingin, bawalah selimut. Tapi selama aku disana, udaranya lumayan sumuk sih, sarung tangan, masker, topi dan kaos kaki akan membuat perjalananmu bersepedah lebih nyaman. Karena kamu gak akan kuat sama cuaca teriknya di siang hari. Tas besar, kurasa kamu tidak akan membutuhkannya karena yg lebih akan sering dipakai adalah tas lengan serupa goodie bag. Kalau aku kemarin bawa tas selempang kecil yang gak terlalu ribet untuk dibawa kemana-mana. Sekedar untuk menaruh uang, ponsel dan handsetmu. Masalah pakaian, kamu bisa cuci sendiri atau gunakan dry cleaning,, Untuk kamar kost, banyak variannya mulai dari 250k yang tanpa kipas, sampai 700k dengan AC dikamar. fasilitasnya beragam, ada yg sekamar untuk dua orang dengan lemari, kasur dan kipas, ada yg untuk 4-5 orang, dan jika mau sendiri pun bisa. Jangan khawatir, kost disini banyak, dan semua hampir berdekatan dengan tempat2 kursus. Sewa sepedah juga mudah disini. 

Kalau urusan jajanan.... Datang saja ke Jl. Brawijaya dan Jl. Anyelir... disini kamu bisa jadi irit juga  boros bersamaan, karena terkenal murah  dan meriah justru jajanan di  pare bisa membuat kamu khilaf untuk  jajan lebih banyak dari biasanya, sehingga siklus murahnya menjadi  sama saja karena kamu banyak membeli wkwkwk
#buatyangdoyanjajandanngemil... 
Cocok rek, 

Jangan bawa barang2 banyak karena ketika pulang kamu akan membawa barang lebih banyak. πŸ˜†

Oh iyah hampir lupa, sistem program belajar di Pare menggunakan periode, yaitu periode tgl 10 dan tgl 25, jadi jangan aneh akan banyak orang berdatangan dan berpulang di tanggal tersebut. Hhehe
Have a nice day...
Salam untuk mr. Bala-bala yah di Pare, 😊😁






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MOM, Mother Blues not Baby Blues

Selamat datang kembali Sobi, pada laman TL yang mulai membeku berbunga es. Wkwk Coming as A Wife, officially!!! (Upss... It's normally f...