“Dalam perjalanan harus selalu kamu bawa
buku sakti tanda legalnya kamu berkendara bukan? SIM dan STNK.”
“Dalam menjalani hidup, bukankah kita telah
diberikan pedoman untuk merujuk setiap permasalahan yang akan kita temui dalam
hidup? AL-QUR’AN dan AS-SUNNAH.”
Tentang Kamu
-Saat hendak memulai perjalanan lakukan
inspeksi persiapanmu dalam berkendara
-Jangan lupa, berdo’a!!!
-Tersenyumlah pada setiap perjalanan yang
hendak kamu lalui, meski kamu tak akan tahu seperti apa perjalananmu dijalan
raya
-Letakkan bayangan tempat yang hendak kamu
tuju
-Selalu ingat! Setiap jalan yang kamu lalui
untuk sampai pada tempat tujuanmu
-Bertanyalah terlebih dahulu jika tujuanmu
adalah tempat yang belum pernah kamu datangi
-Carilah tahu tentang tempat yang hendak kamu
tuju, jalanannya seperti apa? Berapa waktu tempuhnya?
-Perhatikan bahan bakar kendaranmu. (karena
berkendara butuh amunisi )
-Saat jalanan lancar maka bersyukurlah
-Saat jalanan macet maka bersabarlah
-Saat lampu lalulintas sedang merah maka
mengantrilah
-Saat lampu lalulintas sedang kuning maka
perlahankan lajumu dan berhati-hatilah
-Saat lampu lalulintas hijau maka
berjalanlah, jangan tergesa-gesa. Karena kamu tahu tergesa-gesa itu perbuatan
siapa. #caseclosed
-Saat tahu seberapa jauh perjalanan, maka
berangkatlah lebih awal. Kamu tak akan tahu betapa jalan raya memiliki banyak
misteri waktu yang selalu berbeda setiap harinya, dan orang yang kamu temui dalam
perjalananpun akan tak melulu sama setiap harinya.
-Maka tak kan kamu temui kata “terlambat.”
-Saat kata “terlambat” kau temui tenanglah
dan ambil sikap SEGERA bukan TERGESA
-Disaat jalanan rusak dan banyak sekali
polisi tidur maka berhati-hatilah
-Saat lampu lalu lintas menyala bergantian
maka patuhilah
-Disaat pengendara lain mengklakson
berintropeksi dirilah
-Saat ingin mendahului selalu perhatikan
spion dan lihat mereka yang berada dibelakangmu
-Saat ingin berbelok jangan lupa dengan
lampu sentmu
-Saat hati penuh amarah lebih baik berhenti
minggir dan minumlah air mineral barang seteguk
-Saat gas kendaraan kamu kendalikan
seimbangkan dirimu
-Saat lelah dalam perjalanan, beristirahatlah
-Saat lelah dalam perjalanan, beristirahatlah
-Saat kamu tahu pengendara didepanmu
melakukan rem mendadak tersenyumlah dan lihat alasannya
-Disaat kamu temui beberapa dari manusia
ingin menyebrang, dahuluilah dia menyebrang terlebih dahulu, kamu tahu betul
pasti rasanya saat ingin menyebrang
-Kamu tahu betul juga kapan harus menggunakan rem
dan gas dengan perhatikan kecepatan yang kamu gunakan saat berkendara
Tentang penilaianmu pada mereka
Merekapun sama sepertimu, pengguna
jalanan… yang harus kau kenali
“merekapun sama sepertimu, hidup didunia
ini… yang harus kau kenali”
Belajarlah dari benar dan salahnya
pengendara disekitarmu
-Lihat cara dia membawa kendaraannya
-Lihat seberapa bersih dan rapih
kendaraannya
-Lihat seberapa lengkap atribut
berkendaranya
-Lihat seberapa cepat ia membawa kendaraan
-Lihat bagaimana ia memberi lampu sent saat
hendak minggir ataupun belok
-Lihat bagaimana cara mereka mendahului
-Lihat bagaimana mereka bersabar dalam
antrian macet
-Lihat sesekali wajah mereka sambil tetap
focus
-Lihat keadaan jalanan saat kau melewatinya,
bisa jadi semua tak kan sama disetiap harinya
-Lihat cara pengendara lain menyikapi
kemacetan
-Lihat cara pengendara lain menggunakan
kecepatannya dalam berkendara
-Lihat cara pengendara lain mendahuluimu
-Lihat bagaimana cara pengendara lain memarkirkan
kendaraannya
-Lihat bagaimana pengendara lain hafal letak
polisi tidur dan rute tujuan mereka
-Kau akan bisa menerka, seperti apa sifat
pengendara itu…
Perjalanan semisal kehidupan bukan? Lihat
dan seksamai setiap case nya, bukankah semua seperti hidup kita di dunia ini?
Coba aku jabarkan filsafat sebuah perjalanan dan kehidupan
Filsafat adalah… hakikat tentang sesuatu (Dr. H. Oka Gunawan, M.Ag)
Perjalanan adalah…
Suatu proses gerak seseorang dari tempat
satu ke tempat yang lainnya (Tendry Light)
Kehidupan adalah…
Suatu proses gerak makhluk yang bernyawa
sebelum kembali padaNYA (Tendry Light)
Dan tentang keserupaan kata “proses” dari
filsafat keduanya adalah runtutan perubahan suatu peristiwa yang terus akan
terjadi.
Jadi, tentang berkendara adalah tentang
menjalani hidup juga. Hidup kita adalah tentang bagaimana cara kita berkendara.
Karena kita adalah pengemudinya.
Semangat berkendara, semoga selamat sampai
tujuan
Semangat menjalani hidup, semoga kembali
padaNYA khusnul khotimah
Saya, Tendry Light mendeklarasikan tulisan ini
pada November 2018, 18- 23:58 WIB
SELAMAT MELAKUKAN BANYAK PERJALANAN
SELAMAT MENAKLUKAN BANYAK CASE KEHIDUPAN
dari aku, yang juga sama sepertimu :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar