Siapa yang gak suka sama alam? ruang lingkup yang membebaskan siapapun untuk tertawa, bahagia, bercanda bahkan melamun durja. Opini terakhir jangan diseriusin guys!
takut klo udah serius malah di tinggalin. Nahloh kan.
Outing ini mirip-mirip sama Tamasya bukan? kayak anak sekolah yang lagi liburan mengunjungi rumah nenek. Keluar dari hiruk piruk dunia persilatan, eh maksudnya atmosfer yang dipenuhi asap di udara. Atau sekedar keluar dari bisingnya suara gunjingan mistis di kanan dan kiri, sedangkan ada sisi lain yang lebih teduh dan nyaman untuk selalu dapat menjernihkan fikiran. [jangan jadi horor yah sama opinin yang ini].Ya!!! sesekali bahkan harusnya hal semacam ini diulang berkali-kali. Seperti panduan Coach, motivator dan psikiater saat mengawalinya.
Setiap Coach, Psikiater atau Motivator memiliki caranya masing-masing untuk membangun dan membuat pola baru dalam mengobati setiap pasiennya. *etapi bukan berarti orang-orang yang lagi ikut outing semuanya sakit loh yah. wkwk Ada yang digiring masuk kedalam sebuah kelas dan menikmati me time dengan dirinya sendiri untuk merelaxkan banang-benang semrawut diatas kepalanya. Ada yang membebaskan pasiennya berlarian kesana-kesini untuk biarkan banyak orang memilih, belajar dan berlatih.
By the way, tulisan ini aman untuk dikonsumsi sambil minum dan makan kok, cara jitu membaca yang bisa bikin kenyang. Setidaknya, sebelum akhirnya inti pembicaraan dimulai. *berasa kayak mau ijab qobul kan jadinya. eitsss jangan panjang kali lebar dulu yah mikirnya, ijab qobul ini bisa untuk beberapa hal, sama kayak halnya kalian ngasih mandat ane untuk membiarkan diri kalian hanyut untuk membaca tulisan yang gak seberapa ini. Serah terima di awal, biar enak jalaninya. uhuk~

Serah Terima, Dimulai!
Diawali dari fikiran yang satu, persepsi yang berpadu, niat yang sepadan dan keluwesan hati yang berlapang-lapang. Kebanyakan Motivator, Coach dan para penguasa andrenalin dunia lainnya a.k.a Psikiater memutar akal untuk bisa menyampaikan hal yang sebetulnya sering kali ditemui namun lebih jarang disapa. Membangun semangat yang sama, tidak ada yang lebih menggebu atau yang malas menurunkan bahu. Setelah semua seirama, barulah perlahan setiap raga dibangunkan dari dalam jiwanya, untuk merasakan bebas sebebas-bebasnya.
Kalian pasti tahu betul lingkaran itu tidak pernah menjadi putus kecuali garis akhir yang harusnya tersambung keluar jalur dan membuat pola baru diluar lingkaran yang sebelumnya terbentuk tentunya. Di dalam sebuah lingkaran, pandangan kita tidak akan hanya tertuju pada satu sudut pandang saja, melainkan mengeliling. Membiarkan senyum menghangatkan suasana dan tawa membawa gembira.
Setelah terbangun rasa yang sama meski sebelumnya tak saling sapa, tinggal saatnya kita mengaduk-aduk posisi duduk. Iya! posisi yang selalu kita paku dan palu, yang membuat kita tak saling menyat, klo kata orang jawa mah.
Fikiran kita harus bebas dan luas, ajak mengenal banyak karakter baru yang mungkin saja bisa menjadi acuanmu atau kaca perbandinganmu. Ini tentang melihat, mengamati dan memodifikasi.
Aturan yang pertama adalah melihat. Lihat! siapa yang bersama kamu saat ini, yang kedua, Amati! perhatikan betul apa yang ia lakukan. Terakhir, Modifikasi! ini giliran kamu, ingin menirunya atau menjadikan ia sebagai pelajaran dan peringatan serta merubahnya sedikit lebih baik untuk kau ambil sisi yang positif.
Di dalam sebuah kelompok, akan ada banyak sekali karakteristik manusia yang harus mampu kita maklumi sebelum akhirnya mereka saling menemukan dan nyaman menyatu dalam sebuah raga, bersatu. Dari sini problem solving pertama dimulai. Kalau ane anggap pemikiran ane bagus, ya gak salah. Tapi akan ada pemikiran yang lebih bagus, yang setara bahkan yang bisa jadi berada di bawah pemikiran yang dianggap bagus sebelumnya, hingga akhirnya setiap perkara memiki alur strateginya masing-masing untuk dikolaborasikan. *sampek sini, masih aman gak makanan? utuh. wkwk
Setelah alam spiritual disirami, hingga tumbuh. Barulah akhirnya semangat bergemuruh, dan sedikit-demi sedikit kamu akan merasakan keluh dan kesah hilang bergentayangan, memandangi ragamu kini tak lagi dapat dipeluk kenestapaan, berganti peran dan saling bergandeng tangan. [di opini akhir baris ini jiwa ke jombloan pembaca teruji, eaaaa]
Setiap Outing, Outbound dan out out yang lainnya diselenggarakan, semua tak luput dari sajian games menantang baik untuk menghibur atau bahkan benar-benar memberi pelajaran yang dapat dipetik dari keseruan "menang", yang hakikatnya "menang" lebih sedikit dicari dalam kebersamaan. Namun pada akhirnya, "menang" selalu bikin candu, hingga semua semakin terpacu untuk hanyut menikmati peran sebagai pemain, untuk menang. Ya! nyatanya sekali kamu menang, akan ada rasa yang berbeda, yang membuat ambisimu berkali-kali akan terjun payung menjadikannya nyata.
Tidak jarang pula akan kau temui mereka yang berselisih faham. Ini hal termudah yang tak usah buatmu gundah. Jangan biarkan kau minum obat lebih dulu sebelum jam makan pagi, siang dan malam dimulai. Hal termudah yang bisa kau lakukan adalah, dengarkan. Pada posisi saling mendengarkan ini pulalah akan terlihat mana yang menjadi juara pada kategori saling menguatkan dalam kebersamaan. Pemenang tidak akan bisa mengambil mendalinya sendiri, akan ada banyak tangan yang menopang dan kaki yang berdiri berjejer untuk saling melengkapi, suara-suara pemberi kekuatan pada nafas yang semakin sesak terhirup.
Boleh gak spoiler? tentang apa? tentang bagaimana tumpukan donat bisa berpindah tempat dengan hanya mengandalkan 2 titik temu tanpa harus bertumpuk sebelum tersusun pada piramida donat aselinya. Tentang bagaimana susunan balok bersatu membangun tanpa sentuhan tangan dengan kail yang selalu bergoyang tertiup angin serta jalan sempit yang menuntut kita untuk tetap berjalan. Tentang bagaimana fokus tertuju pada satu titik, dengan terus mempersiapkan strategi untuk dapat mencapainya. Tentang sebuah keseimbangan bola diatas tumpukkan kayu yang berjalan lihai diatas tambang berodakan troli mini yang siap ditarik. Tentang komunikasi yang baik saat naik turun dan pasang surut didepan mata, hingga akhirnya bola bisa berjalan lancar turun dan masuk tepat pada tempatnya. Tentang ketepatan dan kecekatan penempatan bersama diuji agar terus mengalirkan bola dari titik utama tanpa terjatuh di tengah jalan ke titik akhir dengan membuat jalan menuju tempatnya singgah. Tentang sebuah ingatan menjadi dasar tidak melulu kaum yang berisik selalu benar, terkadang dengarkalah saja yang tak banyak bicara menunjuk, pasti! kau dapati, lagi... Dia, benar.
Setiap permainan memiliki awal dan akhir, hidup yang kita jalani, pun. Permainan memiliki tawa dan duka, hidup kita pun, sama. Permainan miliki pilihan ingin dimainkan sendiri atau bersama, hidup pun, juga.
Akhir kata, Outing merupakan living mini untuk kita saling berbagi dan menginspirasi. Merubah yang seserius itu menjadi yang semenyenangkan ini.
@tendry light.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar