Sabtu, 18 Juli 2020

KRIMINALITAS ATAU PENIPUAN PERBANKAN? GAK NYANGKA!

"Mbak, tolong saya kena penipuan..."
"Mbak, amanin dana saya dong :( ..."
"Mbak dana di rekening saya berkurang, ada trx di xxx.. padahal saya gak pernah punya"
"Mbak, saya tadi tarik tunai... tapi kartu ATMnya sempet susah keluar, terus ada yang bantu dari belakang..."
"Mbak saya dihipnotis..."

dan berbagai macam aduan lain yang memiriskan kecanggihan teknologi yang ternyata banyak juga disalahgunakan selain banyak memberi manfaat.




Sebagai salah seorang Contact center yang menangani beberapa hal pengaduan semacam tersebut, bukan hanya miris namun juga terkadang aneh, kok bisa mereka mengalami hal seperti ini ya?
Alhamdulillahnya aku gak pernah ngalamin... (aku bisa karena diajarin kok...tutup mata sambil senyum manja... hahaha)

Adapun beberapa teman dan kerabat dekatku yang hampir mengalami namun ternyata lebih jitu menangani penipu untuk ditipu. wkwk

Nah! disini, kita akan sama-sama coba saling bertukar fikiran untuk mengantisipasi dan mengobati hal yang acap kali orang bilang, Penipuan.

Eh... tunggu! ini apa sih namanya? Penipuan atau Kriminalitas?

Apapun itu gaesss... Teknologi itu penting, zaman terus tumbuh, tahun berganti dan akan terus ada manusia yang bertambah tua dan yang terlahir. Tak ayal lagi jika teknologi memang banyak sekali membantu dalam kehidupan baik tua maupun muda.
Coba perhatikan, transaksi yang saat ini lebih diutamakan adalah transaksi non tunai akibat pandemi yang belum berkesudahan, sehingga nampak lagi salah satu manfaat teknologi.

Belum selesai sampai disini Gaesss pembahasan kita, kalau hanya dilihat dari segi manfaat maka manfaatpun memiliki garis bawah dari persamaan katanya keuntungan, yaitu kerugian. Merugi sekali sebetulnya bagi yang tidak bisa menggunakan teknologi saat ini sebagai pembaharuan yang baik. Apa untungnya? nambah dosa si iyah, gak berasa sih di dunia, nah di akhirat? siapa tahu.

Baiklah, pada awal pembukaan bagi-bagi kita di laman ini udah aku sebutin juga yah beberapa hal yang harus menjadi waspada terhadap diri kita sendiri untuk menghadapi banyaknya cara orang yang tidak bertanggung jawab. Lagi-lagi kita harus memilih. Baik atau buruk? karena tentu kita akan menuai.

Check it out, beberapa hal yang bisa jadi kewaspadaan kita agar tidak kita alami.
1. Jual beli Online
2. Info data pribadi
3. Hal-hal yang sifatnya privasi dan betul-betul tidak untuk diinfokan
4. Pendaftaran fasilitas e-Commers Virtual Account pribadi
5. Iming-iming hadiah
6. Keamanan bertransaksi dan peletakkan alat transaksi 
7. Berkenalan dengan orang baru
dll

Ini udah masuk jadi identifikasi masalah belum? wkwkwk

Lanjut ya...
1. Jual beli online memang menjadi sarana transaksi yang banyak dipilih apalagi selama pandemi, namun waspada pun perlu diperhatikan, jangan mau dibodohi. Beberapa yang buat aku sempat merasa greget bin gemesh jual beli online yang memang dari awal transaksi udah tercium adanya indikasi penipuan tapi masih aja dijalanin... ya ampun! disini kita harus juga saling mengingatkan dan mengedukasi orang-orang terdekat untuk stop dibodohi, contohnya: beli HP harganya 2000 enolnya tambah 3 mundur kebelakang, tapi harus bayar pajak juga yang lebih besar pake dijanjiin mau dikembaliin... duuuhhh ini tuh benar-benar unbelieving kan? 
yang ini buru-buru lapor yah, seenggaknya kamu bisa lapor. Kemana? Ke alurnya dong...

2. Info data pribadi, haduh ngger... namanya juga data pribadi, ya pastiin gak bocor kesana sini dong kan, kayak apa? no KTP, no Kartu ATM, nagaikan... wadidaw apatuh? Nama Ibu Kandung maksudnya, wkwk... lanjut... nomer handphone yang terhubung dengan fasilitas e-Channel bank penerbit yang kamu gunakan dan data pribadi lain yang harus kamu jaga.

Kalau status single atau double sih, itu kembali ke yang maha kuasa yah... #loh.lol

3. Hal-hal yang sifatnya privasi dan betul-betul tidak untuk diinfokan, kayak Pin ATM atau kode OTP... yang ini, please jangankan sama orang yang baru ngehubungin kita, sama yang udah kentel banget deket bak saudara dan sedarah pun gak boleh loh...

4. Pendaftaran fasilitas e-Channel apapun itu yang semakin mudah didaftarkan karena kecanggihan teknologi, kalau bukan milik kamu ya jangan didaftarin. "saya dihipnotis mbak,,, jadi gak sadar", pas sadar bisa dong cek semua data dan media transaksi khususnya yang bersifat finansial, tentunya sambil menenangkan diri. Kadang beberapa orang gak bisa ngehandle dirinya dan merasa panik dan malah menyetrum orang sekitarnya untuk panik. Tarik nafas, dan mulai ceritakan yang terjadi, agar orang disekeliling bisa berfikir jernih untuk membantu. 

5. Iming-iming hadiah nih yang lagi marak, gak lewat telfon, sms, email bahkan melemparkan kertas undian didepan rumah untuk mengimingiming hadiah, yang ini kudu mawas dan cari situs resmi akun yang kamu dapat untuk memastikan. Analisa harus jeli, dan diri harus tenang. Kita bisa lebih elegan menghadapi iming-iming hadiah yang tipu-tipu dengan menipu balik tersangkanya buat ngasih pelajaran... wkwk, semisal ajak ketemuan, terus kamunya gak dateng... hahaha

6. Keamanan bertransaksi, duh yang ini tuh ya... marak banget yang ngadu, awalnya kartu ATM tertahan, susah keluar terus ada orang dibelakang kita untuk coba bantu negeluarin si kartu. Tolak ajah deh mending, indikasi card traping yang kartu ATMnya diperangkap didalem mulut Mesin terus dituker, #geleng-geleng sik yang ini 

7. Berkenalan dengan orang baru, nih ya... kalau jadi orang baik jangan kelewatan. Orang yang kita kenal baik aja bisa jadi penipu apalagi orang baru! (Kompor Abisss bin kompor terus... wkwk), gimana, gimana? orang baru kenal udah berani minjem uang... berani PDKT lewat sosmed, LDR dan janji mau nikahin kamu lepas LDR, padahal orangnya itu "maya" gaess, wkwkwk
ya mbok baik dulu sama orang disekitar yang kamu kenal, dan bersikap sewajarnya sama orang yang baru kamu kenal. bersikap sewajarnya bukan berarti harus jahat kan?

Jadi, ada kedok penipuan yang gimana lagi Versi kamu? 
kalau kata Bang Napi nih ya... "waspadalah, waspadalah!"



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MOM, Mother Blues not Baby Blues

Selamat datang kembali Sobi, pada laman TL yang mulai membeku berbunga es. Wkwk Coming as A Wife, officially!!! (Upss... It's normally f...