Segersang Padang pasir
Seriak gulungan ombak samudra
Sehijau kaktus yang nyatanya berbunga.
Kita?
Menempatkan semua pada aliran yang kelak bermuara
Bagaimana banyak orang memandang.
Bukan pemain
Lakon,
Kamu... dengan perangaimu
Dan aku... bersama dialogku
Bagaimana kau menutup telinga dengan kedua tangan
Memejamkan mata dari setiap pandangan
Menggerakkan tangan tuk menggores mimpi
Melangkah maju dan berhati-hati
Dan memetakan harap pada kehendakNya
Seindah itu skenario yang ditawarkan.
Dan "tapi" hanya tercipta jika kita yang meminta.
Katakanlah satu hal,
Tuan, aku akan selalu menjadi milikMu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar