Jumat, 13 November 2020

MOM, Mother Blues not Baby Blues

Selamat datang kembali Sobi, pada laman TL yang mulai membeku berbunga es. Wkwk

Coming as A Wife, officially!!! (Upss... It's normally for sebagian people yak... hhehe)

Semoga semua dalam keadaan baik dan bahagia yah... Aaamiin.



Ohiya, Bagi seorang wanita atau pria yang baru menikah, tentunya bukan hanya berganti status... melainkan juga bertambah hal-hal yang lebih banyak harus dipelajari. Jika sebelumnya prioritas utama adalah orang tua, maka setelah menikah... ada Suami yang harus di patuhi dan Istri yang harus disayangi. Tidak jarang layaknya pasangan baru atau ABG muda menjalin hubungan, kerapkali pengantin baru terlihat lebih romantis meski yang dilakukan adalah hal biasa yang dilakukan oleh banyak orang dengan status halal sebagai muhrim. 

Nah, pada posisi ini... Kita pun harus Peka. Kita? hhehe ya anggep ajah aku dan kalian lagi berbincang di sebuah kafe sambil menikmati secangkir kopi hitam dan olahan cappucino bergambar daun yang tersapu angin pada atap cangkir kopi yang mengambang lengkap dengan ampas busa kocokan kopi yang tersaji.... hmmmm, bayangkan aromanya.

Peka dengan keadaan orang sekitar, diantaranya Ibu. Iya... Ibu adalah salah satu orang yang memiliki insting terkuat dengan buah hatinya. Hingga ada ungkapan yang menjelaskan bahwa, sedewasa dan sebesar apapun putra putrinya dimata seorang ibu... mereka tetap anak kecil. Dahsyat! 

Maka ketika kita terbiasa dengan penjagaan yang amat luar biasa, semua tidak akan hilang tapi bisa untuk di minimalisir sedikit demi sedikit agar kita mampu tetap menjadi anak manis yang juga memiliki tanggung jawab baru untuk tetap bisa belajar menyeimbangkan perkara prilaku tanpa mengurangi kasih dan sayang terhadap siapapun. Karena ketika kita memilih untuk menjalin hubungan baru, artinya kita telah siap dengan porsi kasih sayang yang juga harus ditambahkan. Begitulah kurang lebih gambarannya. Jangan menyalahkan, apalagi membuat diri sendiri menjadi salah pada posisi ini, justru ketika kasih dan sayang kita bertambah maka yakinlah bahwa kasih dan sayang yang akan kita terimapun akan bertambah. Maka, Nikmat Tuhan mana lagi yang kamu dustakan? 

Nah... sama seperti halnya ketika seorang Ibu melahirkan Anaknya, kita pasti sering mendengar kata Baby Blues bukan? yang ternyata ketika hal tersebut terjadi, runtutan siklus hubungan dalam keluarga menjadi bervariasi. Ada Suami yang harus beradaptasi membagi Istrinya dengan Anaknya dan akan merasa Istrinya cenderung lebih memiliki banyak waktu untuk anaknya, ada Istri yang harus siap beradaptasi dengan status barunya, segala bentuk berubahan dan tanggung jawab baru menjadi seorang Ibu. 

Begitupula seorang Ibu yang harus beradaptasi mengikhlaskan anaknya memiliki keluarga baru. Ehhh... yang ini, Mother Blues bukan namanya? hhehe.

Bukan mengikhlaskan sih, tapi lebih ke... meridhoi tanggung jawab baru putra putrinya dan memberi kesempatan untuk membuktikan bahwa didikan beliau akan mampu menjadi suri tauladan yang baik untuk di aplikasikan di waktu yang telah datang. 

Ketika seorang Ibu mengalami Mother Blues, jangan pernah kita mendikte bahwa yang terjadi ini salah. Tapi coba untuk merangkul kembali dan menunjukkan keadaan diri kita saat ini. Tenang Sob, hal ini pun gak akan bertahan lama kok. Cukup dengan pembiasaan dan pembuktian. Khu khu khu ( Tawa ala kakaknda).

Siklusnya perlahan akan dimengerti dan diterima dengan baik, Peluk dan ceritakan. Iya, Ibu kita butuh dipeluk kemudian diceritakan tentang yang kita akan lakukan, agar perlahan beliau merasa bahwa putra putrinya tengah belajar untuk menambah porsi pendewasaan diri secara perlahan yang butuh didukung, namun tidak menghilangkan kesan bahwa kita masih tetap menjadi putra putrinya yang manis. :)

Ada yang setuju?

Sampai bertemu di laman berikutnya,

@tendrylight.

Senin, 20 Juli 2020

AMITERDAM DI PULAU SERIBU.

Amiterdam ternyata adalah nama kecil Pulau Untung Jawa di kepulauan seribu, kalau Pulau di kepulauan seribu punya akte, bisa jadi nama di akte lahirnya si Pulau Untung Jawa yaaa... Amiterdam. wkwk
loh kok bisa? jauh banget bedanya... Yaaa... namanya juga Pulau peninggalan Belanda, jadi namanya juga berbau Belanda. Hhehe,

Beruntungnya, pasca kemerdekaan RI nama-nama pulau seribu dirubah seperti yang banyak kita kenal sekarang ini.

Let's see this pict before...









Ada yang udah pernah ke Pulau Untung Jawa ini? atau malah sering backpackeran sebagai turis lokal dari Ibu kota? Menarik bukan?!!..
Aksesnya mudah dan dekat jika menyebrang melalui Tanjung Pasir Tangerang, kisaran kurang lebihnya 30 menit, atau bisa juga menyebrang dari Muara Angke, meskipun tentunya dengan waktu tempuh yang berbeda.

Pada masa Pandemi saat ini, berlibur ke Pulau Untung Jawa menjadi salah satu rekomendasi yang bisa dibilang aman, karena tidak terlalu padat pengunjung dan dilengkapi dengan protokol kebersihan dari mulai berangkat menyebrang di Tanjung Pasir sampai dengan kedatangannya.

Ohiya, kamu tipe yang jika sudah sampai langsung tergiur dengan yang ada atau yang ingin berkeliling dahulu untuk mengetahui ada apa saja di Pulau Untung Jawa ini?
Karena ketika sampai kamu akan langsung disuguhkan dengan pemandangan pantai dan gelaran tiker yang dipenuhi para penjual makanan. Pantai di bagian depan ini akan langsung menggiurkan untuk bermain Banana boat dan Donnuts ball. Gak sampai disini ajah, ada Taman penanggkaran Nemo juga, jadi kamu bisa snorkeling untuk melihat Nemo beserta rumah dan teman-temannya. Ada juga jalan hutan Mangrove yang teduh, dan lebihnya lagi kalau kamu adalah tipe yang senengnya muter-muter ikutin jalan setapak ajah yang akan membawa kamu kesebuah tepi pantai yang jernih dengan desir angin yang teduh meski terik. Gimana tuh, teduh yang terik... wkwkwk

Nah, untuk akomodasi tenang, under 150k kamu udah bisa menghilangkan penat dari hiruk pikuk polusi kota, yang meliputi biaya kapal PP 50k (dari Tanjung Pasir), biaya makan pribadi dan paket wahana (Banana Boat, Snorkeling, Donnuts Ball)...

Tetep pakek masker dan jaga jesehatan yah!

Pict: disponsori dari foto beberapa waktu lalu saat di Pulau Amiterdam a.k.a Pulau Untung Jawa.
Terimakasih sudah berkunjung :)

Sabtu, 18 Juli 2020

KRIMINALITAS ATAU PENIPUAN PERBANKAN? GAK NYANGKA!

"Mbak, tolong saya kena penipuan..."
"Mbak, amanin dana saya dong :( ..."
"Mbak dana di rekening saya berkurang, ada trx di xxx.. padahal saya gak pernah punya"
"Mbak, saya tadi tarik tunai... tapi kartu ATMnya sempet susah keluar, terus ada yang bantu dari belakang..."
"Mbak saya dihipnotis..."

dan berbagai macam aduan lain yang memiriskan kecanggihan teknologi yang ternyata banyak juga disalahgunakan selain banyak memberi manfaat.



Selasa, 09 Juni 2020

Menurut Kamu?

Dua tangan yang kita miliki tidak bisa menutup banyak mulut saudara-saudara kita yang tengah larut dalam kehilafan, tapi bisa untuk menutup kedua telinga yang kita miliki guna menghindari celah cela orang lain dan ikhlas menerima kekurangan diri untuk diperbaiki, ini yang sering dikatakan khalayak pada banyak postingan bertajuk, 'Self reminder'.





Minggu, 07 Juni 2020

Belajar dari Dandelion

Pertemuan,
Coba katakan satu hal tentangnya...
Atau mungkin ada yang pernah merasa beruntung dengan sebuah pertemuan?
Pernah merasa, "tuh kan!!! kubilang juga apa, belajar itu tak pernah tersesalkan."

Iya! kali ini aku ingin bercerita tentang sebuah pengalaman, 
Belajar dari Dandelion.
Dandelion? seperti tak asing terdengar...
wah, jangan-jangan orang yang kita maksudkan sama.

Jumat, 05 Juni 2020

NIKMAT VS MUSIBAH, Wisuda Online termasuk yang mana?

Ada yang pernah mengatakan bahwa sedih dan senang itu seirama.
Iyah... hal ini yang selalu diingat olehku. 
Seseorang bisa menangis saking senangnya, dan bahkan orang bisa tertawa saking sedinya. Pernah? 
Kalau belum, ... cobain deh! (promosiiiii!)

Sabtu, 30 Mei 2020

The MoodBoaster

Assalaamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh

Konten grebeg kamar artis udah marak kan yah, tapi ada hal-hal yang belum dibahas dalam misi pengrebekan yang pernah dilakuin. Bukan Konten kesultanan kali ini yang akan aku bahas...
Apa ? Hmmm... 
Misalnya sesuatu yang dilakuin pertama kali saat libur tiba dan gak bisa kemana-mana selain #dirumahajah.
Atau... Seperti apa grebeg kamar versi kamu kalau datang ke rumah teman?
Sudut mana yang kamu suka saat berada di kamar dan mulai menjadi salah satu hal yang membangun mood selain melihat keluar rumah dari balik kaca jendela kamar?




MOM, Mother Blues not Baby Blues

Selamat datang kembali Sobi, pada laman TL yang mulai membeku berbunga es. Wkwk Coming as A Wife, officially!!! (Upss... It's normally f...