Selasa, 22 Agustus 2017

Hidup harus ber"sejarah"

Image result for hidup harus bersejarah

Hidup harus bersejarah,
karena setiap cerita kita pasti berbeda.

pada setiap prakata yang kita namakan tujuan, maka semua orang akan mengucapkan keinginannya masing-masing. yang berusaha akan dapat, dan yang hanya sekedar bermimpi akan jatuh. tapi Soekarno pernah berkata, jika kamu terjatuh... jatuhlah diantara bintang-bintang. 
kamu tahu bintang? partikel yang terlihat kecil dari bumi, tapi sebenarnya bintang adalah senyawa yang tercipta dari gas hidrogen dan helium, gas yang merupakan unsur paling melimpah di alam semesta. 

jangan bingung, karena kita punya porsi berfikir masing-masing. hehe
dalam menapaki hidup, lintas sejarah adalah hal yang pernah kita lalui, tentang siapa yang berada pada masa itu, dan apa yang terjadi. apa yang membuat semuanya harus terekam? bukannya kita harus jalan maju kedepan dan jangan sesekali menengok kebelakang? 
sebagian orang mungkin "ia" beranggapan seperti itu, tapi lihat... betapa generasi setelah kita adalah mereka yang akan terus ber evolusi dengan berkembang dan membandingkan apa yang telah terjadi dimasa silam. jika baik dan memiliki banyak manfaat, maka sejarah akan kembali terlahir. dan jika tidak, setidaknya mereka tahu bahwa dulu kita pernah melakukannya. 
daun yang kita lihat saat ini, bukanlah daun yang orang-orang terdahu lihat pada masanya, begitupun untuk mereka generasi setelah kita. 
tanah yang mereka injak... memang masih menjadi tanah air indonesia, tapi seiring berjalannya waktu... angin berhembus dan memindahkan butir-butir debunya memenuhi tempat yang lain. 
itulah mengapa harus ada sejarah.
ranting pohon yang saat ini tak lagi terlihat dan tertimbun bangunan, 
rawa-rawa yang teruruk pasir dan berdiri kokoh cluster setelahnya,
juga sepanjang jalanan yang dulu pernah kita lewati sebagai saksi kaki berjalan mencari dan berlari. mungkin tak seperti apa yang kita lihat saat ini. 
sejarah bukan hanya tentang tempat dimana kita menghabiskan waktu mengukir prestasi. tapi juga lembaran kertas yang dimakan usia, kecuali yang diperbaharui. semua adalah rentetan bingkai sejarah.
tuhan maha perekam waktu terdahsyat, memberikan kita banyak kesempatan untuk berbuat. maka gunakanlah. bukan untuk sesiapa jika kita tidak bisa melakukannya untuk diri sendiri, tapi cobalah untuk menundukkan hati dan berniat lillah, untuk sebuah lakon yang akan menjadi sejarah.
2017, teruntuk pemudi ditahun selanjutnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MOM, Mother Blues not Baby Blues

Selamat datang kembali Sobi, pada laman TL yang mulai membeku berbunga es. Wkwk Coming as A Wife, officially!!! (Upss... It's normally f...