Siapa yang pernah melihat anak kecil, adiknya, muridnya atau bahkan tetangga yang paling digemasi makan ice cream atau coklat yang berantakan?
Apa yang dirasa ketika melihat hal tersebut terjadi begitu saja?
Mau marah? mungkin ada kesal, tapi tentunya tidak akan sampai memberikan hukuman berat diluar batas kemampuan anak kecil bukan?
Semisal tidak memperbolehkannya membeli ice cream lagi hari ini. Atau bahkan tidak memberinya uang lagi agar tidak membeli makanan yang hanya bisa membuat wajah lucunya pliket.
Malah pun ada yang juga makan ice cream bersama dan tertawa melihat coklatnya kemana-mana, yang ini "Tarbiyah" katanya.
bukan kelebihan yang menjadi titipan,
akan tetapi, jika Kau kira aku mampu mengembannya
aku terima dengan segala kelapangan." Tendry light-
Cukup menjadi pribadi yang mampu menjadi porsinya dalam sebuah perkara maupun banyaknya acara.
dapat lebih banyak bercerita dan berbagi bahagia atas titipan sehat yang Tuan semesta cipta.
Sama halnya dengan manusia dan Tuannya. kita boleh saja melakukan banyak hal yang bahkan tanpa disadari apa yang kita senangi adalah hal yang dapat membuat diri kita menjadi terlihat penuh noda. Jatuh dalam banyak sekali keadaan yang begitu menggembirakan dan menyenangkan dalam urusan dunia, tanpa pernah peduli noda-noda apa sajakah yang sudah terkumpul hingga membuat Tuan memandang kita perlu dibersihkan, dimandikan diberi bedak dan wewangian agar kembali menjadi menarik. Berapa kali Tuan beri kita kesempatan untuk kembali fitri, namun berulang kali juga noda-noda kehidupan terulang mencemari.
Rentetan cerita yang kita lalui bersama Tuan, sama halnya seperti kisah ibu dengan anaknya, kakak kepada adiknya, guru pun bersama muridnya. Sama-sama memiliki lakon unik untuk dapat membuat banyak cerita yang berawal dan selalu memiliki akhir. Apapun yang dilakukan tak pernah benar-benar menjadi salah, adapaun salah untukNya adalah hal yang wajar sekali untuk dimaklumi dan selalu memiliki pelukan hangat untuk kembali.
Maka setiap potret kejadian yang miliki penuh makna perlu juga untuk diabadikan, setidaknya pada memori paling sering tergantikan dengan kisah baru, siapa lagi kalau bukan ingatan.
Tangerang, Januari 2020
setelah hujan lagi-lagi mengguyur dengan deras

Baarakallahu fiik mbak Tendry sholihat.. Terus semangat menulis ya
BalasHapusAamiin, waiyyakum bunda 🌸 insyaallah 😊
Hapus